Asean Championship : Indonesia Targetkan Kemenangan Saat Menjamu Vietnam

Reporter : Riksan


Timnas Indonesia yang dilatih John Herdman akan bertemu lawan sepadan di Asean Championship, kala bertemu Vietnam (03/08) di Stadion Pakansari Bogor. Sebelumnya Timnas Indonesia telah mengantongi enam poin ketika mengalahkan Kamboja dan Timor-Leste.

Indonesia telah menghadapi Vietnam sebanyak 31 kali dalam berbagai ajang, dengan hasil 11 kemenangan, 11 kali imbang, dan 9 kali menelan kekalahan. Pada ajang Asean Championship, Indonesia dan Vietnam beberapa kali dalam pertandingan yang berjalan alot, salah satunya terjadi pada Asean Championship 2000, ketika Timnas Indonesia mengalahkan Vietnam lewat Golden Goal Gendut Doni pada babak semifinal.

Timnas Vietnam yang dilatih Kim Sang-sik dari Korea Selatan, sering mengandalkan formasi 3-4-3 ketika menghadapi lawan yang lebih lemah untuk memastikan aliran serangan berjalan lancar. Namun jika menemui lawan sepadan seperti ketika bertemu Singapura pada 31 Juli lalu, mereka akan memainkan formasi 4-3-3.

Mereka juga akan mengandalkan trio naturalisasi asal Brazil yaitu Rafaelson Bezera Fernandes (Nguyen Xuan Son), Hendrio (Do Hoang Hen), dan Geovane Magno (Nguyen Tai Loc) untuk mengobrak – abrik pertahanan lawan. Selain itu di sektor pertahanan, mereka juga memiliki dua penjaga gawang naturalisasi yaitu Patrik Le Giang, pemain keturunan Slovakia dan Vietnam, serta Dang Van Lam, pemain keturunan Rusia dan Vietnam.

Salah satu pemain yang patut diawasi adalah Nguyen Dinh Bac yang beroperasi di sisi kiri lapangan. Penyerang dari Cong An Ha Noi ini, dalam pertandingan melawan Timor Leste, setidaknya memprakarsai tiga gol ke gawang Timor Leste, termasuk ikut mencetak satu gol di babak pertama.

INDONESIA PERCAYA DIRI KALAHKAN VIETNAM

Timnas Indonesia cukup percaya diri bisa mengalahkan Vietnam, terutama dalam empat pertemuan terakhir, Timnas Indonesia selalu bisa memenangkan pertandingan melawan skuad berjuluk Golden Stars Warriors.

Skuad Garuda Merah Putih akan kembali mengandalkan Thom Haye sebagai orkestrator lapangan tengah, terlebih pemain naturalisasi ini sudah mencetak tiga assist, satu umpan kunci dan satu gol. Tentunya John Herdman harus mampu menerapkan skema permainan yang bisa melindungi pergerakan Thom Haye, sebab pemain Persib ini sudah mulai menjadi incaran lawan seperti kala menghadapi Timor Leste.

Timnas Indonesia juga akan kembali mengandalkan ketajaman Mitchell Lee Baker. Pemain yang baru dinaturalisasi ini sudah mencetak empat gol dan berpotensi mengulang prestasi Gendut Doni pada Asean Championship 2002, Bambang Pamungkas pada Asean Championsip 2002, Ilham Jaya Kesuma pada Asean Championship 2004, dan Budi Sudarsono pada Asean Championship 2008, menjadi topskor turnamen tertinggi di kawasan Asia Tenggara ini.

Formasi 3 -4-3 akan menjadi basis dari permainan Timnas Indonesia. Menggunakan formasi ini, Indonesia berhasil meraih tiga pertandingan dalam empat pertandingan terakhir, sejak John Herdman ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top