Delapan negara akan saling berhadapan dalam babak perempatfinal Piala Dunia 2026. Runner up Piala Dunia 2022 Prancis akan menghadapi Maroko (10/07), Spanyol bertemu dengan Belgia (11/7), Norwegia menghadapi Inggris (12/7), dan Argentina akan menantang Swiss (12/7).
Menurut situs The Analyst, opta supercomputer menempatkan Spanyol sebagai negara dengan peluang lebih besar untuk menjadi juara Piala Dunia. Sedangkan negara yang juga diprediksi memiliki peluang meraih Trofi Jules Rimet, adalah Inggris, Prancis dan Argentina. Uniknya empat negara ini memiliki peluang untuk saling mengalahkan satu sama lain, sebab Spanyol punya peluang bertemu dengan Prancis di babak semifinal, dan Argentina bisa saja menghadapi Inggris pada babak semifinal.
Empat negara lainnya yang masuk babak perempatfinal, memiliki peluang lebih kecil untuk menjadi juara piala dunia. Tapi bukan tak mungkin, karena istilah “bola itu bundar” yang bermakna segala sesuatunya bisa saja terjadi, masih berlaku hingga saat ini. Melihat permainan yang diberikan setiap negara pada babak 32 besar dan 16 besar, bukan sesuatu yang mustahil, kita bisa melihat juara baru pada piala dunia kali ini. Bukankah salah satu hal yang menarik dari ajang sekelas piala dunia, adalah munculnya hasil – hasil di luar dugaan. Sejauh ini Piala Dunia 2026, memberikan penonton sepakbola tentang kisah manis Cape Verde, yang berhasil merepotkan negara – negara yang telah memiliki nama besar dalam sepakbola.
VETERAN’S TOURNAMENT
Sampai dengan babak 16 besar, Lionel Messi masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan 8 gol. Tentunya bintang Argentina ini harus memanfaatkan sebaik – baiknya setiap pertandingan untuk mencetak gol, agar ia tidak mudah digeser dari peringkat pertama daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah piala dunia. Apalagi Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi yang terakhir bagi pemain Inter Miami ini, sebab usia yang sudah menginjak 39 tahun. Sementara pesaing terdekatnya Kylian Mbappe yang berada di peringkat kedua daftar pencetak gol terbanyak, masih memiliki kemungkinan besar untuk setidaknya tampil dalam dua edisi piala dunia.
Persaingan antara Lionel Messi dan Kylian Mbappe, mengingatkan pula bahwa tidak banyak bintang muda bersinar pada Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Nama pemain Maroko Ayyoub Bouaddi sempat mencuat ketika tampil baik saat melawan Brazil, tapi setelah itu seakan terlupakan begitu saja.
Para penonton sepakbola masih lebih ramai menceritakan mengenai pemain – pemain tua. Selain Lionel Messi, Cristiano Ronaldo pun menjadi salah satu topik hangat perbincangan suporter. Di luar para pemain yang memang sudah populer sebelumnya, justru nama Vozinha, kiper Cape Verde, yang menarik simpati banyak orang. Sayangnya pemain ini sudah berusia 40 tahun, dan diprediksi tidak lama lagi akan memasuki masa pensiun. Figur seperti Lamine Yamal pun ternyata tidak terlalu bersinar. Kenyataannya Spanyol banyak terbantu ketajaman Mikel Oyarzabal, striker milik klub Real Sociedad. Ini menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 adalah turnamen para veteran.
Reporter : Riksan
