Gol Stephen Eustaquio, pemain tengah Timnas Kanada, pada menit 90+2 mengubur ambisi Afrika Selatan untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pada pertandingan yang digelar di SoFI Stadium Los Angeles (29/06), Kanada memang tampil lebih agresif dengan penguasaan bola mencapai 58 %, dan 14 kali tendangan ke arah gawang dengan 7 di antaranya mengarah tepat ke gawang Afrika Selatan.
Pertandingan yang berakhir dengan skor 1 – 0 bagi keunggulan Kanada merupakan sejarah baru bagi negara yang menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 tersebut. Sebab pada Piala Dunia 1986 dan 2022, mereka hanya sanggup hingga babak grup saja.
Sementara bagi Afrika Selatan, kekalahan ini membuat perjalanan magis mereka di Piala Dunia 2026 terhenti. Bagi negara yang pernah dilarang tampil di Piala Dunia dari tahun 1970 – 1990 akibat penerapan sistem apartheid, tampil di babak 32 besar Piala Dunia 2026 merupakan yang pertama kalinya. Seperti Kanada, sepanjang 3 kali tampil di Piala Dunia (1998, 2002, 2010), Afrika Selatan selalu terhenti di babak grup.
Timnas Kanada saat ini tengah menungguhasil pertandingan 32 besar yang mempertemukan Belanda dan Maroko, yang akan digelar di Stadion BBVA Meksiko (30/06). Pemenang pertandingan tersebut akan menjadi lawan Kanada di babak 16 besar.
Reporter : Riksan
