Ketika tulisan ini dibuat pertandingan babak 32 besar yang mempertemukan Portugal melawan Kroasia baru saja usai beberapa menit lalu. Portugal akhirnya memenangkan pertarungan ketat dengan skor 2 – 1, dan berhak lolos ke babak 16 besar.
Pertandingan yang digelar di BMO Field Toronto Kanada (02/07), menjadi ajang yang mempertemukan dua ikon sepakbola dalam beberapa tahun terakhir, Luka Modric dari Kroasia dan Cristiano Ronaldo dari Portugal. Bagi mereka berdua, Piala Dunia 2026 bisa jadi merupakan panggung dunia terakhir sebagai pemain, sebab keduanya telah memasuki usia 40 tahun.
Kroasia yang dalam dua edisi Piala Dunia bisa menempati runner up (Piala Dunia 2018), dan peringkat tiga (Piala Dunia 2022), masih mempertontonkan permainan ulet khas mereka. Skor imbang 0 – 0 di babak pertama, akhirnya dipecahkan oleh Kroasia lewat gol salah satu pemain senior Ivan Perisic di menit 53. Portugal mencoba membalas salah satunya lewat tendangan Rafael Leao yang masih menghantam mistar gawang Kroasia.

Setelah sempat menjebol gawang Kroasia di menit 63 namun dianulir karena offside, Cristiano Ronaldo bisa menyamakan kedudukan setelah tendangan penaltinya di menit 66, mengecoh Dominik Livakovic. Bahkan di menit 94, crossing Rafael Leao berhasil ditanduk oleh Goncalo Ramos untuk membawa Portugal unggul 2 – 1, kendati pemain yang akan membela AC Milan musim 2026/27 ini dihimpit dua bek Krosia.

Pertandingan ini menjadi dramatis sebab ada 4 gol yang dianulir wasit, seluruhnya karena offside. Paling menyakitkan bagi pendukung Kroasia tentunya adalah dianulirnya gol Josko Gvardiol di menit 90+16, karena proses gol diawali Mario Pasalic yang menyentuh bola dalam posisi offside. Walau sebelum didapatkan Mario Pasalic, bola sempat menyentuh kepala bek Portugal Renato Veiga, namun wasit Espen Eskas dari Norwegia menganggapnya sebuah ketidaksengajaan (non -delibarate touch).
Walhasil, pertandingan ini membawa Portugal bertemu dengan Spanyol pada babak 16 besar. Pertandingan kedua negara akan dijadwalkan berlangsung pada 6 Juli 2026 bertempat di Stadio AT&T Arlington Amerika Serikat.
MIKEL OYARZABAL BAWA SPANYOL KE 16 BESAR
Pada partai lainnya Spanyol melibas Austria dengan skor 3 – 0. Skuad Spanyol harus berterima kasih kepada penyerang Real Sociedad, Mikel Oyarzabal, yang mencetak dua gol bagi Spanyol pada menit 36 dan 89. Gol lainnya dicetak full back Tottenham Hotspur Pedro Porro di menit 66. Spanyol mendominasi pertandingan, karena penguasaan bola mencapai 65 %, dengan 22 kali upaya mencetak gol dan 10 shoot on goal.
Sementara Austria yang dibesut oleh Ralf Rangnick hanya bisa melakukan 5 kali upaya untuk mencetak gol, namun nihil menciptakan tembakan yang tepat mengarah ke gawang Spanyol yang dijaga Unai Simon.

Reporter : Riksan
