Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan penilaian terhadap penyelenggaraan statistik sektoral pada Pemerintah Kota Sukabumi, melalui Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS). Evaluasi yang diadakan melalui zoom meeting pada 9 Juli 2026, diikuti di antaranya oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, dan BPS Kota Sukabumi.
Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Endah Aruni pada kesempatan tersebut, mengatakan bahwa pengelolaan statistik sektoral dilingkup Pemerintah Kota Sukabumi terus diperkuat, di antaranya dengan secara konsisten mengingatkan perangkat daerah agar disiplin dalam menyusun rencana aksi penyiapan data, memproduksi data sesuai standar, serta mengunggahnya secara berkala dan tepat waktu ke portal Satu Data Kota Sukabumi. Selain itu Diskominfo pun melakukan penguatan menguatkan literasi statistik bagi masyarakat melalui inovasi Lisda atau Literasi Statistik Daerah.
Adapun Kepala Bidang Stadiksi Diskominfo Kota Sukabumi, Ferry Munggaran, ketika diwawancara pada 10 Juli 2026 di kantornya, mengatakan bahwa penilaian tahun ini memfokuskan pada penyelenggaraan statistik sektoral yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dalam kegiatan EPSS, Diskominfo dan kedua dinas tersebut telah menyerahkan berbagai bukti yang disyaratkan dalam EPSS.
“Ini penilaiannya random, jadi kita tidak tahu BPS mana yang menilai Kota Sukabumi,” jelasnya.
Ia menambahkan pasca kegiatan EPSS, Diskominfo bersama pihak terkait akan melengkapi beberapa kekurangan dalam penilaian tersebut. Dijelaskan pula bahwa pada EPSS tahun ini, Diskominfo menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Statistik (IPS).
“Tahun ini mudah – mudahan IPS kita bisa meningkat di atas poin 3. Penilaian EPSS ini dilakukan setiap dua tahun sekali. Kami juga nanti dibantu BPS Kota Sukabumi untuk melengkapi data yang masih diperlukan. Insyaallah Kota Sukabumi akan lebih dari penilaian sebelumnya,” tandas Ferry.
Reporter : Riksan
